background

Minggu, 17 Oktober 2010

Efek Transpor Na+ & K+

Efek Transpor Na+ & K+

    Perlu diestat bahwa karena Na+-K+ ATPase mentranspor 3 Na+ keluar sel untuk setiap dua K+ yang ditranspor masuk, ini merupakan pompa elektrogenik yaitu menimbulkan pergerakan bersih muatan positif keluar sel. Jumlah Na+ yang disediakan untuk cara kerjanya dapat merupakan factor pembatas-kecepatan akibatnya jumlah Na+ yang dikeluarkan oleh sel sebagian diatur dengan cara umpan-balik oleh jumlah Na+ dalam sel.
    Walaupun terdapat bukti tambahan dimana secara biokimia terdapat barbagai Na+-K+ ATPase pada neuron otak, enzim yang dijelaskan diatas ditemukan pada semua bagian tubuh. Pada beberapa jaringan, transport aktif Na+ dikopel dengan transport zat-zat lain. Misalnya, membrane sel mukosa usus halus mengandung protein kotransport (simport) yang mentransport glukosa masuk kedalam sel hanya bila Na+ berikatan dengan protein dan pada saat yang sama ditranspor mengikuti selisih elektrokimianya. Selisih elektrokimia dipertahankan oleh transport aktif Na+ keluar sel mukosa masuk CES. Zat gizi kemudian direabsorbsi dengan  cara yang sama. Pada otak, transport oleh Na+-K+ ATPase dihambat (misalnya oleh quabain), lebih sedikit Ca2+ intrasel dikeluarkan dan Ca2+ intrasel meningkat. Hal ini mempermudah kontraksi otot jantung dan mungkin merupakan keterangan pengruh inotropik positif glikosida digitalis.
    Transpor aktif Na+ dan K+ merupakan salah satu proses yang menggunakan energi dalam tubuh dan mungkin merupakan sebagian besar metabolisme basal. Selanjutnya, terdapat hubungan langsung antara transport Na+ dan K+ dan metabolisme; makin besar kocepatan pompa, makin banyak ADP yang dibentuk dan suplai ADP yang ada menentukan kecepatan pembentukan ATP dan fosforilasi oksidatif.

0 komentar:

Poskan Komentar

Stats Button

Visitors

free counters
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Chat Box

Pengikut

 
Ners. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.